"Jangan sengaja pergi agar dicari. Jangan sengaja lari biar dikejar. Berjuang tidak sebercanda itu." - Sudjiwo Tedjo
Friday, May 15, 2015
Jangan...
Menulis
"Karena dengan menulislah aku bisa mengutarakan perasaan yang terpendam, menumpahkan pikiran yang meluap-luap pada malam hari." -JSM
Melucu
"Tuhan seperti sedang melucu. Dia mendatangkanmu (lagi) disaat saya sudah melupakan semuanya."
It's like...
"It's like I wanna punch him right in the face and then hug him like I'll never let him go."
Turtle
"Sebaiknya saling menjaga jarak. Beberapa kali aku (atau mungkin dia juga) sengaja menghindar, selalu saja... Aku ini bodoh. Selalu mau terjebak didalam situasi 'itu'. Sampai aku memakan omongan ku sendiri. Bagaimana bisa? Karena terbiasa. Aku biasa saja, tapi hatiku tidak. Aku ini seperti kura-kura. Aku mempunyai benteng yang kuat untuk melindungiku dari bahaya nya 'itu'. Aku tau, aku harus memperkuat benteng itu karena didalam nya itu rapuh, sangat rapuh. Namun ternyata benteng itu perlahan memudar. Aku benci ini. Aku benci tersakiti. Aku benci dikhianati. Siapa yang tidak? Aku tau aku harus bertahan. Aku bisa, walaupun tidak semudah itu. Aku akan baik-baik saja, untuk saat ini."
Friday, May 8, 2015
Sakit adalah...
"Sakit adalah ketika ada, namun terabaikan. Ketika jatuh, tapi ditertawakan. Ketika sedang berbahagia, tiba-tiba terbangun. Ketika dulu sudah menghilang, kini datang kembali." -jsm
Thursday, May 7, 2015
Hello again, May.
Hello again, May...
Aku tidak tahu apakah harus senang atau tidak. Mungkin senang karena bertambah umur, (walau secara agama kita berkurang umur). Mungkin tidak karena itu hari menjadi tua.
Seperti hal nya ulang tahun, orang-orang pasti mengucapkan, at least hanya sekedar "Happy Birthday" saja. Aku ingat salah satu temanku, sebut saja Chickenzsaurus (nama samaran yang panjang bukan? sebenarnya ini bukan nama samaran, tapi julukanku ke dia) pernah bilang bahwa dia sangat membenci ulang tahun. Sebelumnya, aku tidak sependapat dengannya. Akan tetapi setelah aku berfikir selama beberapa bulan ini, entah kenapa aku jadi.. ingin meng-skip tanggal yang sakral itu. Aku berfikir bahwa tak akan ada yang spesial dari ulang tahunku. Seperti sebelumnya.
Pertama, aku kuliah di salah satu universitas swasta di Jawa Tengah, which is jauh dari keluargaku dan sahabat dekatku yang berada di kawasan Jabodetabek. Bukan nya aku tidak mempunyai teman di lingkungan kampus atau bagaimana, tetapi teman terdekatku yang sangat dekat ya memang masih teman sewaktu SMA.
Kedua, tidak pernah ada yang spesial. Membosankan. Bukannya aku minta dikasih surprise atau semacamnya. Tapi memang begitu-begitu saja.
Terakhir, ada 1 hal yang kurang dari awal aku dilahirkan sampai sekarang. Aku terlalu malas untuk menyebutkannya. Dan aku malas menghapus air mataku ditengah malam begini.
Aku berencana, aku akan menghabiskan hari ulang tahunku didalam kamar, mendengarkan lagu, sambil memakan coklat (yang kubeli sendiri tentunya) atau menonton tv kabel dirumah. Sendirian. Sampai hari itu benar-benar terlewatkan. And probably, itu yang terbaik.
Aku tidak ingin meminta lebih dari siapapun, tidak akan pernah. Aku juga tidak terlalu membeberkannya, terutama pada saat teman-temanku menanyakan kapan tanggal ulang tahunku. Menurutku tidak terlalu penting. Selama tidak ada yang membuat hari yang sakral itu menjadi hari terburukku dalam sepanjang sejarah, itu sudah lebih dari cukup.
Aku cukup bahagia. Untuk saat ini.
Aku tidak tahu apakah harus senang atau tidak. Mungkin senang karena bertambah umur, (walau secara agama kita berkurang umur). Mungkin tidak karena itu hari menjadi tua.
Seperti hal nya ulang tahun, orang-orang pasti mengucapkan, at least hanya sekedar "Happy Birthday" saja. Aku ingat salah satu temanku, sebut saja Chickenzsaurus (nama samaran yang panjang bukan? sebenarnya ini bukan nama samaran, tapi julukanku ke dia) pernah bilang bahwa dia sangat membenci ulang tahun. Sebelumnya, aku tidak sependapat dengannya. Akan tetapi setelah aku berfikir selama beberapa bulan ini, entah kenapa aku jadi.. ingin meng-skip tanggal yang sakral itu. Aku berfikir bahwa tak akan ada yang spesial dari ulang tahunku. Seperti sebelumnya.
Pertama, aku kuliah di salah satu universitas swasta di Jawa Tengah, which is jauh dari keluargaku dan sahabat dekatku yang berada di kawasan Jabodetabek. Bukan nya aku tidak mempunyai teman di lingkungan kampus atau bagaimana, tetapi teman terdekatku yang sangat dekat ya memang masih teman sewaktu SMA.
Kedua, tidak pernah ada yang spesial. Membosankan. Bukannya aku minta dikasih surprise atau semacamnya. Tapi memang begitu-begitu saja.
Terakhir, ada 1 hal yang kurang dari awal aku dilahirkan sampai sekarang. Aku terlalu malas untuk menyebutkannya. Dan aku malas menghapus air mataku ditengah malam begini.
Aku berencana, aku akan menghabiskan hari ulang tahunku didalam kamar, mendengarkan lagu, sambil memakan coklat (yang kubeli sendiri tentunya) atau menonton tv kabel dirumah. Sendirian. Sampai hari itu benar-benar terlewatkan. And probably, itu yang terbaik.
Aku tidak ingin meminta lebih dari siapapun, tidak akan pernah. Aku juga tidak terlalu membeberkannya, terutama pada saat teman-temanku menanyakan kapan tanggal ulang tahunku. Menurutku tidak terlalu penting. Selama tidak ada yang membuat hari yang sakral itu menjadi hari terburukku dalam sepanjang sejarah, itu sudah lebih dari cukup.
Aku cukup bahagia. Untuk saat ini.
Subscribe to:
Posts (Atom)